Farih.co.id
Home Pendidikan Yuk Intip Visi Misi Pendidikan Calon Presiden 2024. Membangun Bangsa Melalui Pendidikan yang Berkualitas dan Inklusif

Yuk Intip Visi Misi Pendidikan Calon Presiden 2024. Membangun Bangsa Melalui Pendidikan yang Berkualitas dan Inklusif

Debat Capres Cawapres 3871104740

farih.co.id-Pemilihan Presiden (Pilpres) akan berlangsung pada 14 Februari 2024 atau 17 hari lagi. Sektor pendidikan menjadi fokus utama dalam persaingan calon presiden pada Pilpres 2024, yuk kita simak berbagai visi dan misi mereka untuk memajukan sektor pendidikan Indonesia.

Pada debat final Capres 4 Februari 2024, sektor pendidikan, sumber daya manusia, kesejahteraan sosial, teknologi informasi akan menjadi isu yang menarik untuk dibahas atau diperdebatkan.

Artikel ini merinci dan mengevaluasi visi dan misi pendidikan ketiga pasangan calon, memberikan wawasan tentang langkah konkrit yang akan dilakukan untuk mencapai kemajuan.

1. Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Nomor urut 1) Pasangan ini menjadikan pendidikan sebagai misi ke-5 mereka, dengan fokus menciptakan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, bermoral dan berbudaya.

Beberapa poin utama dalam program kerjanya antara lain pemberian beasiswa bagi dosen dan peneliti, beasiswa bagi calon atlet, serta program beasiswa dalam dan luar negeri.

Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan tinggi dan beasiswa bagi keluarga miskin.

2. Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (Nomor urut 2) Pasangan ini menekankan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam Asta Cita 4 mereka.

Program kerja ini mencakup berbagai inisiatif seperti pemberian beasiswa kepada petani, nelayan, guru dan pekerja hingga jenjang doktor, peningkatan kualitas sekolah vokasi industri kreatif, dan peningkatan pendanaan penelitian.

Mereka juga fokus pada pengembangan seni dan budaya serta memperluas program pendidikan bagi penyandang disabilitas.

3. Ganjar Pranowo – Mahfud MD (Nomor Urut 3) Pasangan nomor urut 3 mengusung visi mewujudkan manusia Indonesia unggul yang berkualitas, produktif dan berkepribadian.

Program kerja mereka mencakup inisiatif seperti “1 keluarga miskin, 1 lulusan”, peningkatan anggaran penelitian, integrasi pendidikan vokasi, dan beasiswa yang ditargetkan. Mereka juga menyoroti infrastruktur yang setara dan akses terhadap pendidikan ramah disabilitas.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad