FARIH NETWORK
LoginIndeks

Kok Dapat Google.com serta WhatsApp.com Terdaftar PSE Dalam negeri?

Google ataupun WhatsApp hingga dikala ini belum terdaftar selaku Penyelengara Sistem Elektronik( PSE) Lingkup Privat di Departemen Komunikasi serta Informatika( Kominfo). Namun, anehnya kedua layanan tersebut timbul selaku PSE dalam negeri.

Telah jadi rahasia universal kalau kedua layanan tersebut ialah industri asing. Google ialah layanan pencarian di internet milik Alphabet yang berasal dari Amerika Serikat, sebaliknya WhatsApp merupakan layanan pesan praktis kepunyaan Meta.

Namun, bersumber pada pengamatan farihtech di halaman pse. kominfo.go.id, yang mengatasnamakan web google.com terdapat 2 industri, ialah Google Cloud Region Jakarta yang didaftarkan oleh PT Google Cloud Indonesia pada 20 Juli 2022.

Kepada farihtech, Rabu (20/7/2022) Google mengatakan kalau grupnya hendak menjajaki peraturan yang berlaku di Indonesia. Tetapi, mereka tidak mengatakan secara tentu kapan bertepatan pada tentu hendak mendaftarnya ke pemerintah.

Sebaliknya, industri satu lagi didaftarkan oleh CV Daun Jati dengan nama sistem Google. Apalagi, apabila mengetik Google di kolom pencarian PSE dalam negeri, timbul pula Google (Kleaner Indonesia) oleh PT Internusa Terus Jaya, Google milik CV Citra Lestari.

Apalagi, PT Nirah Digital Media mendaftarkan nama sistem Gmail serta Google Drive buat Google Sheet serta Google Word dengan alamat web mail.gmail.com serta drive.google.com.

Sejumlah kesamaan nama sistem dan website Google.com pada laman pse.kominfo.go.id Foto: Screenshot

Sedangkan itu, PT Mandito Digital Teknologi nampak tidak terdapat permasalahan kala nama sistem yang terdaftar Mandito. Malah yang aneh, websitenya dengan www.whatsapp.com yang jelas- jelas itu menuju ke aplikasi pesan praktis WhatsApp.

PT Mandito Digital Teknologi punya alamat website www.whatsapp.com Foto: Screenshot

Perkara tersebut farihtech sudah memohon konfirmasi kepada Kominfo, tetapi hingga kabar ini disiarkan belum terdapat jawaban dari mereka.

Terhitung Senin malam (20/7/2022) PSE dalam negeri yang sudah terdaftar terdapat sebanyak 6.084, semacam Gojek, Gopay, Bukalapak, Ovo, Tokopedia, Traveloka, mypertamina. Kemudian, PSE asing terdapat 108 yang terdiri dari Telegram, Genshin Impact, Mobile Legends, Mi Chat, Spotify, TikTok, Dailymotion, sampai Linktree.

Pemerintah berkata kalau registrasi PSE ini sudah diamanatkan Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem serta Transaksi Elektronik, dan Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Kominfo tidak memisahkan apakah ini PSE asing ataupun PSE dalam negeri. Sepanjang itu merupakan PSE Lingkup Privat, baik swasta murni ataupun BUMN wajib melaksanakan registrasi. Maksudnya bila dihitung mulai dari hari ini, tinggal tersisa 3 hari lagi hingga batasan akhir 20 Juli 2022 yang hendak jatuh pada hari Rabu mendatang. Bila melewati batasan waktu itu, hingga ancamannya merupakan blokir.

“Jangan hingga nanti, kealpaan dalam melaksanakan registrasi. Itu sama dengan dengan memforsir Kominfo buat melaksanakan penegakan ketentuan. Ini pasti tidak baik untuk hawa usaha. Demi melindungi hawa usaha yang sehat, sekali lagi industri teknologi baik nasional ataupun global semacam Google, Twitter, Facebook lekas mengambil inisiatif melaksanakan registrasi,” kata Menkominfo Johnny Gram. Plate Rabu (27/6)

0 0 Pilih
Article Rating
Langganan
Beritahu tentang
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Would love your thoughts, please comment.x