Farih.co.id
Home Windows Solusi Terbaik untuk Kesalahan ‘Windows 10 Critical Process Died’

Solusi Terbaik untuk Kesalahan ‘Windows 10 Critical Process Died’

Kesalahan “Windows 10 Critical Process Died” adalah pesan kesalahan yang membuat frustrasi dan mengganggu yang dapat muncul kapan saja, menyebabkan komputer Anda tiba-tiba mati atau restart. Pesan ini menunjukkan bahwa salah satu proses penting yang diperlukan untuk berfungsinya sistem operasi Windows 10 telah berhenti bekerja tiba-tiba.

Ada beberapa penyebab potensial dari kesalahan ini, termasuk:

  • Kerusakan pada file sistem atau registri
  • Driver perangkat yang tidak kompatibel atau rusak
  • Infeksi malware atau spyware
  • Kesalahan perangkat keras

Berikut ini adalah beberapa solusi terbaik untuk kesalahan “Windows 10 Critical Process Died”:

1. Lakukan Pemindaian SFC dan DISM

Pemindaian Pemeriksa Berkas Sistem (SFC) dan Layanan dan Manajemen Gambar Penerapan (DISM) adalah alat bawaan Windows yang dapat memperbaiki kerusakan pada file sistem dan gambar sistem.

  • Untuk menjalankan SFC: Ketik “cmd” di kotak pencarian Windows dan klik kanan pada Command Prompt. Pilih “Run as administrator”. Ketik perintah “sfc /scannow” dan tekan Enter.
  • Untuk menjalankan DISM: Ketik perintah berikut di Command Prompt dengan hak administrator: “DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth”.

2. Perbarui Driver Perangkat

Driver perangkat yang kedaluwarsa atau rusak dapat menyebabkan kesalahan “Windows 10 Critical Process Died”. Perbarui semua driver perangkat Anda, terutama untuk perangkat keras utama seperti motherboard, kartu grafis, dan kartu suara.

  • Buka Pengelola Perangkat dengan mengetik “Device Manager” di kotak pencarian Windows.
  • Cari driver yang ditandai dengan tanda seru kuning.
  • Klik kanan pada driver dan pilih “Update driver”. Ikuti petunjuk pada layar untuk memperbarui driver.

3. Jalankan Pemeriksaan Malware

Malware atau spyware dapat merusak file sistem dan menyebabkan berbagai masalah, termasuk kesalahan “Windows 10 Critical Process Died”. Jalankan pemindaian lengkap dengan perangkat lunak anti-malware yang andal untuk mendeteksi dan menghapus malware apa pun.

4. Periksa Kesalahan Perangkat Keras

Kesalahan perangkat keras dapat memicu kesalahan “Windows 10 Critical Process Died”. Jalankan diagnostik memori dan uji hard drive untuk mengidentifikasi masalah perangkat keras apa pun.

  • Diagnostik memori: Ketik “mdsched.exe” di kotak pencarian Windows dan tekan Enter. Ikuti petunjuk pada layar untuk menjalankan diagnostik memori.
  • Uji hard drive: Ketik “chkdsk /f” di Command Prompt dengan hak administrator. Tekan Enter untuk memulai uji hard drive.

5. Bersihkan Boot

Boot bersih dapat membantu mengidentifikasi dan menonaktifkan proses atau layanan pihak ketiga yang mungkin menyebabkan konflik dan memicu kesalahan “Windows 10 Critical Process Died”.

  • Ketik “msconfig” di kotak pencarian Windows dan tekan Enter.
  • Di tab “Services”, centang kotak “Hide all Microsoft services”.
  • Klik tombol “Disable all”.
  • Di tab “Startup”, klik tombol “Open Task Manager”.
  • Nonaktifkan semua item startup di Task Manager.
  • Restart komputer Anda.

6. Setel Ulang Pengaturan Windows

Jika solusi lain gagal, Anda dapat mencoba mengatur ulang pengaturan Windows. Ini akan menginstal ulang Windows sambil mempertahankan file dan data Anda.

  • Buka Pengaturan > Perbarui & Keamanan > Pemulihan.
  • Klik “Mulai” di bawah “Setel ulang PC ini”.
  • Ikuti petunjuk pada layar untuk mengatur ulang Windows.

7. Perbaikan Startup Otomatis

Jika Anda tidak dapat mengakses Windows, Anda dapat mencoba perbaikan startup otomatis.

  • Masukkan drive USB atau DVD instalasi Windows 10 ke komputer Anda.
  • Nyalakan komputer dan tekan tombol yang diperlukan untuk boot dari drive instalasi.
  • Pada layar pengaturan, pilih bahasa Anda, waktu dan format mata uang, dan tata letak keyboard.
  • Klik “Perbaiki komputer Anda”.
  • Pilih “Pemecahan Masalah” > “Opsi lanjutan” > “Perbaikan Startup”.

Kesimpulan

Kesalahan “Windows 10 Critical Process Died” dapat menjadi masalah yang membuat frustrasi, tetapi hal ini biasanya dapat diselesaikan dengan mengikuti solusi yang diuraikan di atas. Mulailah dengan melakukan pemindaian SFC dan DISM, memperbarui driver perangkat, dan menjalankan pemindaian malware. Jika solusi ini tidak berhasil, coba langkah-langkah yang lebih canggih seperti boot bersih, pengaturan ulang Windows, atau perbaikan startup otomatis.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://167.71.217.241/ https://188.166.210.27/ https://103.253.147.8/ https://139.59.194.132/ https://152.42.192.54/ https://152.42.187.123/ https://188.166.196.248/ https://163.47.9.78/ https://157.230.245.144/ http://68.183.96.87/ http://147.182.210.122/ http://147.182.128.234/ http://167.172.1.184/ http://157.245.5.74/ http://139.59.217.59/ http://163.47.9.16/ http://144.126.251.215/ http://139.59.217.128/ http://103.186.0.254/ http://161.35.251.176/ http://157.245.29.71/ https://170.64.254.102/ https://www.markas303.ac.id/ https://www.markas303.or.id/ https://www.markas303.sch.id/ http://103.172.205.75/ http://103.245.38.119/ http://138.197.224.231/ http://138.197.224.231/

Ad