Influencer Reza Pahlevi Bagi Tips UMKM Sukses di Medsos Pada acara UMKM EXPO Brilianpreneur 2023

farih.co.id – Influencer media sosial pada suatu waktu pencipta konten Reza Pahlevi berbagi tips sukses bagi UMKM yang menjalankan bisnis di media sosial atau media sosial

dalam acara Obrolan Cerdas BRILLIANTPRENEUR di JCC, 7 Desember 2023.

Acara ini termasuk dalam acara UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang merupakan rangkaian HUT ke-128 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Baca Juga: Ini Lokasi Pernikahan Egy Maulana Vikri dengan Adiba Khanza yang Digelar Besok 10 Desember 2023

Reza yang memiliki hampir 98.000 pengikut di akun Instagramnya mengungkapkan, dirinya mulai membantu UMKM mempromosikan produknya sejak tahun 2014.

Saat itu ia telah membuka kerjasama dengan merek mereka yang sudah besar atau mereka yang baru memulai.

Bahkan saat pandemi Covid-19, ia bersama sejumlah orang influencer media sosial ada pula yang berinisiatif membantu UMKM maju.

“Tidak ada biaya apapun.

Syaratposting ulang hanya. Membantu pos di media sosial kita.

Saat itu tahun 2020. Rupanya masukan“Bagus untuk UMKM, banyak yang beli dan banyak yang lihat produknya,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya kolaborasi menjadi kunci kemajuan UMKM di era digital.

Sebab, banyak produk UMKM yang belum terekspos. Padahal produk tersebut memiliki kualitas yang baik.

Reza juga berbagi tips agar UMKM bisa mengoptimalkan media sosial untuk mengekspos produknya.

Menurutnya, para pelaku UMKM harus memiliki minat yang besar terhadap media sosial.

Pasalnya, dalam mempromosikan produk melalui media sosial, langkahnya cukup panjang. Alias ​​tidak instan.

Sebelum memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk, UMKM harus mengetahui seperti apa branding produknya.

Pelaku UMKM harus memetakan sasaran pasar, hadirinpesaing, kelebihan dan kekurangan dibandingkan pesaing.

Sehingga UMKM yang menggunakan media sosial dalam berbisnis tahu bagaimana memposisikan dirinya platform seperti apa jadinya di masa depan?

“Contoh merekkeripik paling pedas. Di media sosial seperti Instagram, Anda bisa memberikan foto dengan nuansa merah. Nantinya akan disamakan dengan target pasarnya.

Misalnya target pasarnya pasti menyasar orang-orang yang suka pedas karena keripik paling pedas. Jadi targetkan saja pada penonton yang suka pedas.

Dan itu tergantung bagaimana kita ingin dikenal. Kita harus punya tujuan, punya target. “Produknya seperti diberi kehidupan,” ujarnya.

Kemudian di mengekspos produk melalui media sosial, Pelaku UMKM pasti harus konsisten. Sebab dinamika bisnis melalui media sosial sangat pesat.

Melalui platform media sosial, pelaku UMKM setidaknya haruspos satu konten setiap hari.

Ini benar merek dan produk terkait tetap ‘di permukaan’. Karena itu, pencipta konten perlu membuat rencana ke depan yang matang dan berkelanjutan.

“Misalnya membuat daftar pembuatan konten untuk 30 hari ke depan.

Minggu pertama soal produk, berikutnya soal tempat kita berjualan, lalu testimoni konsumen dan seterusnya, ujarnya.

Reza juga mengatakan, produk yang dipasarkan harus memiliki identitas yang kuat. Oleh karena itu aktivitasnya kampanye menjadi penting.

Pada kasus ini, kampanye diperlukan cara-cara yang efektif. “Itu dengan kampanye efektif. Yang bisa melibatkan dengan target audiens dan lebih interaktif dengan mereka,” lanjutnya.

Selain itu, produknya dipasarkan melalui platform media sosial tetap eksis, UMKM harus mampu memanfaatkan tren yang ada di masyarakat.

“Tapi kamu tetap harus mempertahankannya merek-an dan mengikuti tren masyarakat. Jangan kehilangan identitas Anda.

Ada tren yang bisa digunakan pada produk kita, misalnya saja Ya pakai saja dengan identitas produk yang sama,” tutupnya.

Adapun pada pameran tahun ini BRI mengundang 700 UMKM yang dikurasi termasuk 378 UMKM pendaftar baru,

122 UMKM alumni BRILLIANTPRENEUR, 6 UMKM binaan Anak Perusahaan seperti Pegadaian,

PNM dan BRI Ventures, 150 Pahlawan Lokal UMKM yang menjadi pemimpin pasar dengan harapan dapat memperluas dampak bisnis dan terhubung untuk berkolaborasi dengan UMKM lainnya.

Kemudian 32 UMKM anggota SCAI (Asosiasi Kopi Spesial Indonesia), 12 UMKM SMExcellence binaan Kementerian Koperasi & UKM.

UKM ini berasal dari berbagai daerah dan akan menampilkan produk-produk terbaru dan terbaiknya.

Aspek kurasi yang dilakukan meliputi desain inovasi produk, dampak sosial & lingkungan, kemampuan ekspor, prestasi UMKM serta apresiasi yang diraih UMKM pelamar.

UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR edisi kali ini menampilkan UMKM Indonesia yang telah terkurasi dan memenuhi standar global,

namun tetap mengandalkan sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat lokal, dan kesadaran lingkungan.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 merupakan salah satu program

langkah nyata yang dilakukan perusahaan sebagai lembaga keuangan yang juga bertanggung jawab memajukan UMKM Indonesia.

BRI melihat peluang besar bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar global.

Karya anak bangsa dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk negara lain.

Di samping penciptaan nilai ekonomi, Sunarso menjelaskan hal itu acara Hal ini juga merupakan wujud komitmen BRI untuk terus berbenah penciptaan nilai sosial dengan berperan aktif dalam mendorong kemajuan,

meningkatkan kemampuan dan kualitas UMKM di Indonesia.

Dengan adanya acara ini diharapkan UMKM dapat kembali percaya diri untuk berani tampil di pasar luar negeri.

dan memperkuat pemasaran di pasar lokal melalui ekspansi saluran penjualan di platform e-niaga.

“Melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 diharapkan dapat memberikan dampak positif dan luas bagi kemajuan dan pengembangan kapasitas dan kualitas UMKM Indonesia,” tutup Sunarso.***

Tags

Related Post