Fuji akui tempramen hingga mengaku maki-maki mantan karyawan: Aku ada salah aku minta maaf ya!

farih.co.id – Fuji mengakui bahwa dia selalu memiliki sikap temperamental.

Hal itu diungkapkan Fuji setelah mantan karyawannya mengaku mendapat pelecehan verbal.

Meski demikian, Fuji mengaku pihaknya berusaha menjadi lebih baik.

Baca Juga: Profil dan Biodata Wregas Bhanuteja, Agama dan Umur: Sosok Sutradara Film Terbaru Budi Pekerti

“Sejak awal saya selalu memahami bahwa saya masih temperamental, dan saya berusaha melakukannya

menjadi lebih baik lagi,” jelas Fuji, dikutip dari YouTube Intense Investigation, Selasa (7/11/2023).

Di sisi lain, anak bungsu Haji Faisal ini selalu meminta maaf kepada siapapun jika melakukan kesalahan.

Baca Juga: Inilah 5 Besar Peserta MasterChef Indonesia Season 11, Menguji Kreativitas dan Keberanian

“Aku juga berusaha menahan emosiku, kalau misalnya aku melakukan kesalahan aku minta maaf,”

Apalagi setelah marah-marah, Fuji berusaha mencari tahu di mana kesalahannya agar bisa segera diperbaiki.

“Terus kalau lagi marah pasti aku nanya, ‘salahku dimana, salahku dimana?’,” sambungnya.

Di tengah permasalahan dengan mantan karyawannya, Fuji kini berangkat ke Eropa untuk bepergian dan bekerja.

Saat ini, wanita yang baru menginjak usia 21 tahun ini memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai momen penyembuhan.

“Sebenarnya ini sudah direncanakan 2-3 bulan lalu, kebetulan ada masalah. Jadi alhamdulillah, rejeki banget dari Tuhan,”

“Saya diajak jalan-jalan untuk penyembuhan,” jelasnya.

Fuji dituding tidak membayar gaji karyawan sehingga mengakibatkan bocornya chat di media sosial

Sebelumnya, Fuji dituding tidak membayar gaji karyawannya.

Terkait kabar tersebut, adik Fadly Faisal mencoba memberikan klarifikasi dan menjelaskan kondisi sebenarnya.

“Mohon maaf kalau misalnya gaji kemarin ada masalah, hanya saja sebenarnya sudah ditangani oleh manajer saya,” jelas Fuji.

Kabar Fuji tak membayar gaji karyawannya berawal dari

Mantan pegawai alias mantan manajernya itu mengunggah bukti obrolan dengan mantan kekasih Tariq Halilintar.

Dalam perbincangan yang diunggah akun Instagram @hay_tje, salah satu mantan karyawan Fuji mengaku gajinya belum dibayarkan. Lalu, Fuji menegurnya.

Fuji menjelaskan, gaji mantan karyawannya kini sudah dibayarkan.

Rupanya saat itu, mantan pegawai tersebut masih dalam masa percobaan.

“Kalau dibayar, itu cuma saya, dia masih masa percobaan.

Maksudku, kalau misalnya kamu sudah berhenti bekerja, ucapkan selamat tinggal dengan baik-baik lho. TIDAK

tiba-tiba saja besok sudah tidak ada lagi,” jelas Fuji.

Menurut Fuji, mantan karyawan tersebut pergi tanpa pamit, padahal seharusnya dia melakukannya

menemaninya karena ada banyak jadwal pekerjaan.

“Padahal besok aku ada pekerjaan, tapi aku harus punya juru kamera. Tiba-tiba aku pergi begitu saja.”

Jadi saya tunggu saja dia pulang, pamit baik-baik karena dia datang baik, pergi dengan baik, kata Fuji.

Fuji diketahui juga sempat dimintai keterangan terkait tindak lanjut laporan terhadap mantan manajernya yang menggelapkan honornya.

Kedatangan Fuji disebut-sebut sekaligus berkonsultasi terkait perbincangan dengan mantan karyawannya yang beredar di media sosial.

“Sebenarnya bukan masalah baru, tapi saya mendapat informasi dari chat tersebut

“Kak Fuji bersama orang-orang yang pernah bekerja dengannya mempostingnya.”

“Kami juga ingin berkonsultasi, padahal agenda kami hari ini seperti yang saya sampaikan,” jelas Sandy Arifin selaku kuasa hukum Fuji.

Percakapan Fuji dengan Mantan Karyawan yang Tersebar

“Dasar brengsek. Aku sudah kehilangan rasa hormat pada orang-orang yang kasar padaku, tidak tahu diri dan tidak mau belajar,” tulis Fuji.

“Kerja saja, nggak usah dekat-dekat denganku, nggak usah pura-pura kenal, nggak usah pura-pura kenal,” sambungnya dengan nada ketus.

“Kerja bagus karena aku akan lebih keras dari biasanya, itu karena ulahmu sendiri.

“Bahkan jika Anda memasang wajah yang menantang, Anda harus melihatnya,” tambahnya.

Bahkan, dalam bukti obrolan tersebut, Fuji menilai mantan karyawannya saat itu tidak mampu bekerja.

“T* persen miskomunikasi, kamu tidak bekerja dengan benar.”

“Kamu rekam pertandingannya, jangan cuma rekam aku, FOKUS KE BAWAH, sampai kamu bodoh seperti kemarin, kamu tidak perlu bekerja, Dul.”

“Nggak boleh gonggong, jangan direkam Fadli Vior, tidak terima hasil video badek burem,” tegasnya.

Mantan manajer Fuji itu hanya bisa pasrah dan menyerahkan keputusan selanjutnya kepada Fuji.***

Tags

Related Post