Cara Memperbanyak Buah Mangga dengan Mudah dan Praktis

farih.co.id – Seperti halnya tanaman lainnya, cara perbanyakan buah mangga juga bisa dilakukan secara generatif maupun vegetatif.

Perbanyakan secara generatif dilakukan dengan menggunakan biji, sedangkan perbanyakan secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara

okulasi, stek, okulasi, atau okulasi. Kedua jenis perbanyakan tanaman ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Baca Juga: Cara Membuat Campuran Pakan Ayam Kampung dengan Mudah

setiap. Namun untuk keperluan usaha pertanian, biasanya perbanyakan tanaman mangga dilakukan secara vegetatif, itu salah

yang lainnya adalah dengan memotong. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (12/11/2023), pemotongan mangga bisa dilakukan dengan cepat

dan pertumbuhan tunas lebih cepat dibandingkan cara perbanyakan lainnya. Jadi bagaimana?

Baca Juga : Cara Membuat Pakan Ayam Kampung Murah Berkualitas

Bagaimana cara memperbanyak mangga dengan stek pucuk atau ranting? Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Persiapan Alat dan Bahan Sebelum mulai memperbanyak tanaman mangga dengan cara stek, anda perlu mempersiapkan alat-alatnya

dan bahan-bahan yang mendukung kegiatan tersebut. Ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan seperti berikut : Pisau, Gelas Plastik

Baca Juga: LUAR BIASA Begini Cara Membuat Pakan Ayam Kampung Alternatif Praktis: Wajib dicoba!

Plastik bekas, air mineral, karet gelang, media tanam dari campuran tanah, pasir dan arang, sekam, perangsang akar dari bawang merah

Ranting atau pucuk mangga merah yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua Polybag Cara mengambil stek mangga Setelah semua bahan dan alat

Setelah itu langkah selanjutnya adalah memperbanyak tanaman mangga. Adapun cara memperbanyak buah mangga dengan cara

cara pemotongannya sebagai berikut:

1. Potonglah ranting atau pucuk pohon mangga. Tunas yang digunakan untuk stek mangga adalah ranting atau pucuk yang sedikit

tua dengan ciri-ciri daun berwarna hijau tua. Yang terbaik adalah memilih tunas yang hampir mengeluarkan tunas baru. Setelah itu, potong

pangkal pucuk dan buat beberapa potongan pada pucuk yang telah dipotong. Tutupi sayatan dengan parutan bawang bombay

merah, lalu biarkan hingga kering. Tanam stek mangga pada media tanam sementara yang terbuat dari tanah, pasir dan abu sekam

rasio 1:1:1. Tanam potongan mangga pada gelas plastik bekas air mineral. Lalu, tutupi potongan mangga

Gunakan plastik hingga dua pertiga bagian gelas plastik tertutup plastik. Terakhir ikat dengan karet gelang hingga

kedap udara. Tujuan dari penutupan ini adalah untuk mengurangi penguapan pada stek mangga.

2. Membuat media semai. Selain media semai sementara, Anda juga perlu menyiapkan media semai lain yang terbuat dari campuran

perbandingan tanah, kompos dan sekam atau arang sekam 1:1:1. Media semai kemudian dimasukkan ke dalam polibag

berukuran 20 x 20 cm. Media semai ini akan digunakan setelah stek mangga berumur kurang lebih dua minggu

penanaman pada media semai sementara.

3. Penanaman bibit di polibag. Setelah berumur dua minggu, bibit mangga kemudian ditanam di polibag yang lebih besar.

Pemindahan ini bertujuan untuk menjamin pertumbuhan akar dan tunas yang lebih baik dan sehat. Cara menanamnya adalah dengan membuat lubang

tanam di tengah-tengah polibag semai. Setelah itu masukkan bibit ke dalam lubang tanam dan tutup lubang tanam menggunakan media

bibit dalam polibag.

Perawatan Stek Mangga

Pada saat penyemaian, bibit mangga hasil perbanyakan stek perlu dirawat dengan baik agar tumbuh dengan sehat. Perawatan

Yang dibutuhkan hanyalah penyiraman, pemberian pupuk organik dan anorganik, serta pindah ke tempat yang lebih luas.***

Tags

Related Post